...counting...

Tuesday, July 24, 2012

Momento Ramadhan..

Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah,, sudah menjelang hari ke-4 berada dalam bulan Ramadhan yang penuh barakah ini... Bagaimana dengan amalan-amalan kalian? Ada tak tertinggal solat sunat tarawih? Bagaimana dengan tilawah Al-Qur'an? Sadaqah dan lain-lain? Semoga terus istiqamah mengutip ganjaran-ganjaran mutiara yang Allah tawarkan buat orang-orang yang beriman melalui bulan yang penuh dengan rahmah dan maghfirah Nya.. Sangat rugi bagi orang-orang yang beriman jika tidak memanfaatkan ramadhan ini dengan semaksima mungkin.. Siapa tahu ini Ramadhan terakhir buat kita, bukan?


Alhamdulillah,, Allah beri kesempatan untuk sambut satu ramadhan di rumah... 


-------------------------------------------------------------

*Kisah 1*

Ada satu malam sebelum adik bongsu saya masuk tidur, dia minta ummi bercerita. Malam sebelumnya dia minta saya baca buku "Pada zaman dahulu". Memang dah jadi kebiasaan dia mendengar sebuah cerita sebelum pejamkan mata. Kami panggil dia 'adik' memandangkan dia yang bongsu. Ummi bercerita tentang kisah di zaman nabi Muhammad s.a.w. Dan saya terdengar bicara adik dengan ummi malam tu..

Ummi: Zaman Rasulullah dulu tak ada pun kereta kalau sahabat-sahabat nabi hendak pergi ke suatu tempat.
Adik: Habis dia naik apa? 
Ummi: Sahabat nabi naik unta, ada yang pergi berjalan kaki membawa kambing.... bla... bla...
Adik: Tak ada yang naik ayam ke??
Ummi: Ada ke orang boleh naik ayam ?

Saya yang terdengar tertawa dalam hati.. hehe.. dalam fikiran terbayang imaginasi manusia naik ayam, ayam yang terbang bila dikejar manusia dan macam2 lagi. Macam mana adik boleh terfikir manusia naik ayam? Mungkin adik dah mamai masa dia cakap dengan ummi. Dan saya? Saya sambung ketawa sorang2 dalam bilik..


*Kisah 2* 

Pada pagi 1 Ramadhan, ayah tanya farhan ( adik second last)...

Ayah: Aan dah makan belum?
Aan: Dah..
Ayah: Aan makan apa?
Aan: Nasi... bla... bla...
Ayah: dah 'sahuq' ke?
Aan: .haa?? ( tengok ayah)...
Ayah: Aan dah 'sahuq' ke?
Aan: *_* (dia diam tanpa jawapan)

Saya yang melihat sekali lagi tersenyum dan menyembunyikan tawa. Ayah saja nak test Aan @_@

Saya: Ayah, tak baiklah. Sian Aan.. Aan, 'sahuq' tu sahur la..

Dan ayah hanya tersenyum..


*Kisah 3*

Dua adik yang masih belajar di tadika- sorang sedang belajar berpuasa, sorang lagi kadang2 mampu menguji kesabaran abangnya yang sedang belajar berpuasa. Dan dia akan tetap makan walaupun dah cakap, "Adik, kan sekarang ni Ramadhan,, jadi kena puasa,, tak boleh makan....bla.. bla..". Dan at last, dia tetap akan makan juga.. Saya selalunya akan jadi geram. huhu sabar2.  Takpe,, pelan2 insyaAllah.. :)

Dan moment yang paling lawak, bila adik nak makan dia akan cakap, " Ummi, adik nak makan ye..." atau "Abang Aan, jangan tengok adik nak makan" Nanti Aan mesti buat muka sedih atau dia diam je. Memang menguji betul adik sorang ni. 

-----------------------------------------------------


Sekadar ingin mengabadikan rentetan kenangan Ramadhan bersama adik2 yang sedang belajar berpuasa.

banyakkan doa,, iAllah makbul.

4 Ramadhan

May Allah Bless

Tuesday, July 17, 2012

Pretending is better than hurting?



Someone once whispered to me:


 "Pretending is better than hurting"


I turned up my face, looking into her eyes. "Why did you say like that, huh? Is somethings happen?"


please, do something!


Then, she told me a story of her life, her experiences to be precise.. Her story, full of sadness, happiness, disappointment and motivation. I listened carefully without interrupting her words.. I didn't get surprised with everything she just said, and the first 'wisdom' earlier from her mouth. I'm pity her, and I don't wish to have the same stories like her. But I do try, be in her shoes.


you're not okay, right?




I'm looking deeply to her face, grab both of her hand, hoping that I can supply some strength, then, I put my hand around her neck and give a hug, and say: "Please, don't get hurt again. Stop pretending not to see anything. Because for me, when I'm pretending, I will become more hurting. My wound inside my heart will become deeper and I'm afraid that I cannot help myself to start hating. I don't want the love you synergized yesterday end up with the hatred tomorrow."


sharing is really helpful,, why don't you try?


Both of us keep silence. I only heard the wind blows slowly, without any song from the birds. Suddenly, I heard the crying. I know it hers. I can feel the burden she had for a while. I cannot imagined how if it is me. Can I be like her, become so strong? And smile even if she is hurting so much? My eyes now is watering so bad, and not a second passes, the tears just falling slowly.. Then we cried together. She has been sooo strong and be patient for the time being and for sure, for a long time I guess. Let her let go all those bad feeling, disappointed, and distress before.


Try to be like her. No matter how much she feel so bad about her problems or feelings, she just be patient and put trust to Allah. She always pray that because Allah always knows what's better for her, lets Allah's plan her everyday.. She just wanna smile, don't wanna burdening others, and make everyone surround her happy. As long as it is all about happiness, she can take it..


Sayonara!

Don't make me falling into that kind of emotion for the second time!
I'm afraid I can't stay still. It's very bad when hurting, feels like the heart is going to burst out.


 -------------------------------------------------------------------------------------------------------


What is this post all about?
Hmm, please make your own assumption, and don't ask me. I will not say anything.
This is a true story,, so to all readers, don't hurt yourself by pretending, okay?



...May Allah Bless...


Thursday, July 12, 2012

Pesan Ayah...

Bismillahirrahmanirrahim...

I'm trying hard to I.S.T.I.Q.A.M.A.H. I will always try insya Allah.. :D

~ bertatih untuk istiqamah ~

Dah hampir tiga bulan,, dan tuan blog menyepi dari arena penulisan disini.. rindu membuak-buak untuk menulis, dan Allah lebih tahu why I ended up without leaving any footstep here.. hehe :) bila sign in untuk meng-update, baru notice that the feature of the blog have been change,, rasa x familiar.. tapi nampak lebih ringkas dan tersusun iAllah.. iAllah getting used with this..


Saya selak planner, perhati apa yang akan saya buat untuk minggu ini.. Alhamdulillah tak sesibuk minggu lalu.. minggu lalu banyak sangat urusan yang dilaksanakan.. yang menagih masa dan pengorbanan dari saya. Dan tipu kalau saya katakan tidak merasa penat dengan saat2 begitu.. Tapi bila fikir2 semula, bahawa Allah tidak memandang rendah dan akan anugerahi pahala dengan apa yang saya lakukan selagi ianya amal2 yang soleh dan bermanfaat unt Islam, saya rasa semangat kembali menyirap dalam diri..

Hari sabtu lalu, setelah menghadiri kenduri kahwin seorang junior, saya berkejar untuk pulang ke rumah.. macam dah jadi tradisi waktu short sem ni untuk balik rumah for every week.. i like it :0 even sahabat saya yang duk di utara nun jauh di sana pun bole balik stiap minggu, why not me? sunyi akan memenuhi ruang hati bila duk senyap2 kat uia time cuti2 ni.. drpd end up with nothing good to do, its better to going home, right? dekat rumah, banyak sangat benda yang boleh buat.. tolong umi dan ayah, tolong revision adik2 which is I have two sisters yang nak amik exam besar tahun ni, main dengan adik2 yang kecik (3 little mujahid), masak2, try resepi baru, dan ayah selalu ajak joging every weekend.. hmm, mmg terisi bila balik rumah..


sempat beriadhah tarbawi di FLORIA '12


Pesan Ayah

Rindu nasihat dari ayah. Ayah banyak beri galakan dan semangat. Ini apa yang saya rasa.Teringat setiap kali nak exam final, antara benda yang tidak pernah saya lupa adalah menelefon ayah untuk mendoakan kejayaan saya. Ya, sudah pasti selepas saya berusaha dan berdoa pada Allah untuk permudahkan segalanya buat saya. Ayah adalah orang penting dalam hidup saya. Dan yang bestnya, ayah walaupun x banyak cakap, tapi tindakannya sangat menyenangkan hati saya. Instinct ayah selalunya bawa kebaikan pada saya. Alhamdulillah Rabbul Alamin. Tapi bila ayah cakap sesuatu, means ada something yang x betul pada kami.. Hari tu balik, ayah jumpa saya dan adik. Ayah tanya kondisi kami, menunjukkan sikap ambil berat yang tidak berbelah bagi.. saya terkesan sangat bila ayah cakap; 


"Ayah sayang anak-anak ayah. Dan ayah selalu mendoakan yang baik-baik untuk anak-anak. Bila ayah nasihat, bukan sebab ayah x sayang, tapi sebab ayah nak kita sama2 duduk dalam syurga sebagai sebuah keluarga di akhirat nanti.. ayah tak nak ada ahli keluarga kita yang terpisah di 'sana'. Allah pun sebut dalam Quran, ‘Wahai orang-orang yang beriman, selamatkanlah dirimu dan keluargamu daripada api neraka..’ Sebab tu kita kena buat baik, buat amal soleh, saling berpesan kepada kebenaran dan kesabaran."

nak pergi mana? kamu pilih!

Ayah cakap bila nak tegur kesalahan seseorang, bukan bermaksud nak mengaibkan diri orang yang ditegur, tapi sebagai satu wadah untuk seseorang melakukan perubahan. Mungkin dalam diri banyak unsur-unsur jahiliyah yang belum dibuang, maka Allah hadirkan seseorang untuk kita perbaiki. Dah nama pun manusia, memang mudah lupa. lagi-lagi dengan hati yang sentiasa berbolak-balik.. lagilah sentiasa perlu diperingat.. teringat ayat Quran dalam surah ad-Dzariyat ayat 55;

  وَذَكِّرۡ فَإِنَّ ٱلذِّكۡرَىٰ تَنفَعُ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ

"Dan tetap tekunlah memberi peringatan, kerana sesungguhnya peringatan itu
 mendatangkan faedah kepada orang-orang yang beriman."

Maka, bersyukurlah bila diberi nasihat. mungkin sedikit merobek dan menghiris hati, tapi sungguh beruntung diri bila ada dalam situasi ni. Ia satu manfaat pada kita. Manfaat tu macam bila kita pergi suatu talk, then ada refreshment. Bagi yang belum makan, ia satu kelebihan sebab dapat jimat duit. hehe.. mostly orang akan fikir camni. tapi sebenarnya ada 2 dalam 1,, selain dapat mengisi ruhi, dapat isi perut juga. Hmm, bukan mudah orang nak datang pada kita, cakap apa yang tak kena pada kita, minta kita ubah apa yang patut. Orang yang nak menegur tu pun sebenarnya banyak nak bersedia, sebab bila dia dah tegur orang lain, maka jatuh tahap WAJIB untuk dia laksanakan apa yang ditegur.  Takut Allah tanya kat akhirat kita buat tak apa yang kita cakap kat orang? Haa,, depan Allah tak ada rahsia lagi.. 

Bila diberi nasihat atau teguran, maksudnya Allah yang tegur kita. Orang yang cakap tegur tu sebagai wasilah yang Allah hadirkan. Mungkin kita selalu sangat alpa, leka dan lalai dari ingat Allah,,, lupa tujuan sebenar penciptaan kita di muka bumi HANYA untuk ubudiyyah pada-Nya. Jadi kena ingat, Allah tak pernah menjauh dari kita, tapi kita yang selalu pergi berlari jauh dari-Nya. membina jarak dari-Nya. Allah dekat sangat dengan kita, Allah sayang kita. Bila diberi-Nya ujian, sebab Allah nak uji...  Allah rindu dengan rintihan dan keluhan dari kita,, Allah nak kita minta pada diri, bukan pada yang selain-Nya. Dan Allah nak kita kembali pada-Nya. Baikkan Allah? Kita selalu lupa pada Allah, tapi tak sedetik pun Allah lupa kan kita. Subhanallah! Mari sama-sama kita mohon keampunan dari Allah.

Akhir Kalam 

Nak jadi baik memang susah. Sapa kata senang? lagi-lagi bila hati dah lama terbiasa hidup dengan perkara yang melalaikan. Berubahlah! satu langkahan yang payah di permulaan, tapi insya Allah berakhir dengan kebahagiaan yang hakiki di penghujung jalan. Jangan fikir apa orang nak cakap, risaulah jika tak sempat diberi peluang untuk menjadi muslim yang terbaik, khuatirlah dengan Allah bila tidak mahu berubah. Takut tak sempat,, jadi sekarang mulakan satu tapak ke hadapan. Biar orang kata, jangan berpaling dan terus melangkah dengan sabar dan kuatkan diri, sebab kita tak mampu nak penuhi semua yang orang hajat. Indeed, pleasing Allah is the easiest! 

 : ya Allah, kuatkan langkahanku menuju redha-Mu :

 Pleasing Allah = Jannah..
 insyaAllah. 
Allah akan beri kekuatan.
Amin.. 

 ~ may Allah bless ~



 

Wednesday, April 11, 2012

Kencangkan Kembali Ukhuwwah kita..

Salam alaik.

Blogwalking, and suddenly found this article ~ about Ukhuwwah Fillah. And I always think that all about ukhuwwah is nice and sweet. Ukhuwwah is VERY important for me, and absolutely for all of you too..

Here, 


 
A--awak, agaknya apa penyakit saya ye. Hari ni saya rasa menyampah dengan perkataan    ukhuwah fillah eela jannah, ana uhibbuki fillah abadan abada,sebab terasa perkataan tu hanya perkataan indah semata-mata tanpa pembuktian yang kukuh.
B--Erm, masalah iman. ukhuwah tu saudara kandung kepada iman. Bila iman di jaga, kita akan sentiasa memberi, walaupun disiakan. Kerana pemberian kita hanya untuk mengharapkan syurga, pahala dan redha Allah. Kayu ukur kepada iman pula? mutabaah amal..samada kita yang tak jaga mutabaah amal atau orang yang ucapkan perkataan tu tak jaga mutabaah amal. Pokonya, lihat diri dulu lah!  *senyum dengan mata yang sepet*


Ukhuwah tu buah iman, jika iman kita sedang jatuh, maka hambarlah ukhuwah kita, jika iman kita meningkat, maka semakin indahlah ukhuwah kita.

Sahabat,
Perkataan ukhuwah fillah till jannah itu perlu dihembuskan dengan penuh keikhlasan.
bila kata ukhuwah fillah till jannah, highlightkan kasih sayang
bila kata uhibbuki fillah lillah, maka perbesarkanlah huruf MEMBERI.

Kasih sayang yang kau highlightkan tu, perlu kau tahu untuk membawanya bersama ke syurga, jangan masuk syurga sorang-sorang. Huruf MEMBERI yang kau perbesarkan, jangan kau kecilkan skopnya. Memberilah dengan apa jua yang kau ada. Dari segi masa, tenaga, harta. Munafiun lighairih, memberi manfaat kepada orang lain.

Bak kata Imam Hasan Al Banna (IHAB) ukhuwah itu cinta dan kasih, dan paling minima cinta dan kasih itu adalah berlapang dada dan maksimanya adalah itsar (mementigkan sahabat lebih dari diri sendiri).

Bagaimana  kita mahu mengambil puncak ukhuwah sedangkan selemah-lemah ukhuwah (berlapang dada)
belum sebati dalam diri kita?

Itulah dia pembuktian cinta yang sebenar-benarnya. Mengambil prinsip seseorang, 'sayang itu bukan dari perkataan, tetapi dari perbuatan. Jadi, tidakkan aku mengata sayang jika tidak mendahulinya dengan perbuatan'.

Jangan berharap mendapat sahabat sekencang Umar Al-Khatab k.w.  jika tidak seikhlas Abu Bakr r.a.

Syeikh abu bakr dari palestine dalam ucapannya baru baru ini menganalogikan ukhuwah yang sangat memberi kesan pada hati kecilku,
"Ukhuwah kita biarlah seperti burung-burung yang terbang dalam formasi 'V'.Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan “daya dukung” bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi kerana burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah-payah untuk menembus ‘dinding udara’ di depannya. Dengan terbang dalam formasi “V”, seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian."


Note: buat sahabat-sahabat yang muncul dalam hidupku dari dulu, kini dan akan datang,
Aku mohon maaf kerana tidak dapat mengkencangkan ukhuwah kita, mungkin kerana imanku sering kali jatuh dan sangat sukar untuk naik, jadi aku mohon doanya agar imanku tertingkat terus agar ukhuwah kita tidak lagi hambar, dengan itu pergerakan kita akan terus melaju.

Aku sangat sukakan puisi Salim A.Fillah dari bukunya Dalam Dekapan Ukhuwah, Ku baca firman persaudaraan:

Aku makin tahu,
persaudaraan tak perlu dirisaukan karena saat ikatan melemah,
saat keakraban kita merapuh
saat salam terasa menyakitkan,
saat kebersamaan serasa siksaan
saat pemberian bagai bara api,
saat kebaikan justru melukai
aku tahu,
yang rombeng bukan ukhuwah kita
hanya iman-iman kita yang sedang sakit,
atau mengerdil mungkin dua-duanya,
mungkin kau saja tentu terlebih sering,
imanku lah yang compang-camping.
kubaca firman persaudaraan
Sahabatku sayang dan aku makin tahu,
mengapa di kala lain diancamkan;
“para kekasih pada hari itu, sebagian menjadi musuh sebagian yang lain… 
kecuali orang-orang yang bertaqwa”

Aku mahu kita sama-sama menjahit kembali ukhuwah kita, dengan menjahit kembali iman kita. Kerana ukhuwah yang terjadi dengan rasa kasih dan cinta itu sajalah yang memberi nafas kepada kita untuk terus hidup. Kerana itu, Allah, Rasulullah, salafussoleh sangat menekankan dan mewasiatkan tentang pembinaan ukhuwah. memang sukar dan berat sekali wasiat itu, tetapi dengan wasiat itulah yang membawa kita bersama-sama berteman di syurga.

“Sesungguhnya lubang jarum takkan terlalu sempit bagi dua orang yang saling mencintai, adapun bumi takkan cukup luas bagi dua orang yang saling membenci."  -Al-Khalil Ibn Ahmad-dalam dekapan ukhuwah.

Terimalah sahabatmu dengan segala kekurangannya
sebagaimana kebaikan mesti diterima walau kecil wujudnya
terimalah sahabatmu kerana jika ia menyakiti
lain kali ia membahagiakansiapa mencari sahabat tanpa cacat,
 nescaya sepanjang hidupnya tidak mendapat sahabat.

. May Allah bless . 



Friday, February 24, 2012

Damba cinta-Mu.....

Bismillahirrahmanirrahim...

Alhamdulillah,, ,masih diberi peluang merasai nikmat-Nya.. Kedua-dua tangan diangkat.. berdoa, tanda kesyukuran yang tidak terhingga. Allah Maha Pengasih. dan Allah juga yang mengawasi segala ketentuan dan takdir yang berlaku pada diri. Hubungan dengan-Nya yang perlu sentiasa diperbaiki, supaya diri hamba tidak terputus ikatan dari-Nya. Dan semoga segala amal perbuatan yang dilaksana adalah kerana-Nya. Sesungguhnya, manusia itu hamba. Dan seorang hamba sangatlah memerlukan Tuhan. Kerna hidup kita menuju cinta-Nya dan syurga-Nya. 



Tuhanku ampunkanlah segala dosaku
Tuhanku maafkanlah kejahilan hambaMu

Ku sering melanggar laranganMu

Dalam sedar ataupun tidak
Ku sering meninggalkan suruhanMu
Walau sedar aku milikMu

Bilakah diri ini kan kembali

Kepada fitrah sebenar
Pagi ku ingat petang ku alpa
Begitulah silih berganti

Oh Tuhanku Kau pimpinlah diri ini

Yang mendamba cintaMu
Aku lemah aku jahil
Tanpa pimpinan dariMu

Ku sering berjanji depanMu

Sering jua ku memungkiri
Ku pernah menangis keranaMu
Kemudian ketawa semula

Kau Pengasih Kau Penyayang Kau Pengampun

Kepada hamba-hambaMu
Selangkah ku kepadaMu
Seribu langkah Kau pada ku

Tuhan diri ini tidak layak ke syurga Mu

Tapi tidak pula aku sanggup ke neraka Mu

Ku takut kepadaMu

Ku harap jua padaMu
Moga ku kan selamat dunia akhirat
Seperti rasul dan sahabat


"Peliharalah Allah, nescaya engkau akan dapatiNya di hadapan engkau. Kenalilah Allah ketika senang, nescaya Dia akan mengenalimu di ketika susah. Ketahuilah bahawa apa-apa yang (ditakdirkan) tidak menimpamu, ia tidak akan menimpamu. Dan apa-apa yang menimpamu bukannya ia tersilap menimpamu. Ketahuilah bahawa kemenangan itu ada bersama kesabaran, terlepas dari kesempitan itu ada bersama kesusahan dan bersama kesusahan itu ada kesenangan."

..:: May Allah Bless ::..

 

Monday, February 6, 2012

Cheesecake :)

Bismillahirrahmanirrahim
Kali ni nak post tentang resepi, boleh kan? hehe...
Alhamdulillah,, sebenarnya dah lama sangat nak buat cake ni.. 
Bahan semua dah lama menetap dalam peti sejuk tu, menanti masa untuk digunakan je....
Jadi, sebelum cuti berakhir saya dah set siap2 nak bagi family try cheesecake ni... 
ok, ni hasilnya selepas saya dibantu beberapa adik yang lain selama 90 min masa penyediaannya..








so nak share the secret recipe untuk CHEESECAKE ni.. 
(sedap... tak sampai satu hari dah habis adik2 saya kerjakan..)

BAHAN2:

Untuk base :
• 2 paket biskut oreo (original flav.)

• 50gm unsalted butter - dicairkan (double boil)


Untuk Filing:
A~
- 250gm (8oz) Philadephia cream cheese (dilembutkan pada suhu bilik)
- 100ml susu segar 
- 100gm butter 
- 1tsp esen vanilla 
- 3 sudu besar jus lemon
- 6 biji telur kuning 
- 60gm tepung gandum
- 20gm tepung jagung
- 1/4 tsp garam

B~
-120 gm gula 
- 2 sudu jus lemon
- 6 biji telur putih

Cara membuatnya:


1. Campurkan mentega cair ke dalam biskut oreo yang dihancurkan - gaul mesra kemudian ditekan-tekan padat ke dalam loyang yang telah dilapik dengan aluminium foil. simpan di dalam peti sejuk seketika.


2. Masuk cream cheese, susu segar dan mentega dalam periuk dan cairkan (double boil). Tunggu seketika sampai sejuk. Bila dah sejuk boleh campurkan semua bahan A. Gaul sampai sebati.
 
3. Di dalam bekas sederhana besar, putar telur putih dan jus lemon. Bila dah berbuih dan kembang, masuk kan gula. Pukul lagi sampai kembang. (Bahan B)

4. Campurkan bahan A kedalam bahan B.
Bagi adunan sebati. 
Then masukkan kedalam loyang yang dah ada base biscuit tu...

5. Panaskan oven selama 10 minit sebelum bakar. Bakar menggunakan kaedah waterbath. 

6. Bakar selama 55 minit dengan suhu 160 degree celcius.

DONE!! Selamat mencuba ~~

~ ok, ni gambar google ~

Apapun, niat mesti kerana Allah semata. dan doa semoga semuanya menjadi. tapi kena try dulu lah.
Seronok hati bila tengok family makan bila kita sediakan sesuatu menggunakan air tangan sendiri. 
Rasa puas hati. Jadi, kena rajin-rajinkan diri untuk jadikan ia kenyataan.
___________________________________

"Live simply,
Speak kindly,
Care deeply,
Love generously.

May Allah Ease and Bless us :)

All and all....


Ketika bertemu, seorang teman berbicara: 

“kamu, tulislah something kat your blog, sikit pun cukup. jangan biar ia terlalu lama menyepi... sebab kita tak tau siapa yang baca blog kita, mungkin ada antara yang membaca terkesan dengan penulisan kita dan dia menanti tulisan kita yang seterusnya.......” 

Saya mengerti perkataannya. Blog juga sebagai wasilah dakwah....


*******************

   Alhamdulillah, Allah masih beri peluang kepada diri untuk terus menghirup udara-Nya, memilih diri kita untuk hidup hari ini, untuk terus berubudiyyah hanya kepada-Nya, untuk berjalan dimuka bumi yang sangat luas dan indah sambil mensyukuri segala nikmat pemberian-Nya yang tidak mampu untuk kita hitung, dan paling penting, kerna menganugerahi kita dengan nikmat IMAN dan ISLAM. 
   Ayuh sama2 panjatkan selawat keatas Nabi Muhammad saw, kerna dengan perjuangan dan kasih sayang baginda ajaran Islam telah sampai kepada umat manusia. Rasanya masih belum terlewat untuk saya ucapkan Salam Maulidur Rasul kepada semua...





   Dalam surah Al-Asr, ayat 1-3 Allah telah bersumpah dengan masa bagi yang tidak menggunakannya secara bijak dan bermanfaat, maka akan berada dalam golongan mereka yang rugi.. Nauzubillah! Semoga Allah memelihara kita dari menjadi golongan tersebut dan mengizinkan kita untuk menjadi hambaNya yang bertaqwa. Amin... 

   Masa yang dilalui sangat pantas. Dan tanggungjawab dan tugas yang perlu kita lakukan melebihi masa yang ada. Menyedari hakikat ini, saya toleh ke belakang untuk seketika, sepanjang perjalanan masa (usia) yang Allah beri pada saya, apakah yang telah dilakukan dalam perjalanan masa ini? Adakah amal yang dilaksanakan mendapat ganjaran baik disisiNya? Ataupun sia2 belaka? Adakah sudah bersedia andai diri dipanggil menghadapNya? Adakah persediaan bekalan ini sudah cukup untuk ke destinasi kekal di akhirat sana?

   Ada saat dan ketikanya saya akui terleka, terbelai dengan keindahan duniawi dan terlupa. Buat sesuatu bukan kerana Allah. Tapi kerana mengejar hakikat yang sementara. Rasa malu bila teringat, diri sentiasa meminta untuk kesempurnaan itu ini, tetapi terlupa untuk mensyukuri segala nikmat yang telah dikurnia.. sedangkan, Allah sentiasa memberi dan tidak putus2 rezekiNya hadir kepada kita, tapi kerna kita manusia, kita lupa kepada yang telah diberikan dan meminta dengan lebih lagi. Allah Maha Pengasih...


“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, nescaya Aku akan menambah (nikmat) kepada mu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku amat berat.” [Ibrahim:7]

~ syukur itu indah ~

  Untuk bersyukur dan punyai nilai yang baik, paling penting setting dalam hati.. HATI.. satu elemen yang penting dalam sesuatu jasad. Fungsinya sebagai penerima dan penolak kepada sesuatu perkara. Jika hati menerima dari sumber yang baik, maka baiklah jasad dan begitu sebaliknya. Dan perlu diingat, hati juga sifatnya berbolak balik, sebab tu penting untuk menjaga kejernihan hati., jadi bagaimana? Ketahuilah, sumber bagi kekuatan hati adalah solat dan Quran. Hati hidup dengan solat sebab solat itu ibarat hamba berbicara dengan Rabb. Seolah-olah ada pertemuan dengan Allah di dalam solat. Dan Quran pula, ibarat Allah berkata2 dengan kita melalui kalimah-Nya. Insya Allah bila kita pelihara dua amalan ni dengan konsisten, hati akan tenang dan Allah akan pelihara diri kita. Dan doa turut memainkan peranan penting dalam urusan menjaga hati ini.. 
 
   Ketika mendengar tazkirah, seorang murabbi menggariskan tips2 atau prasyarat untuk ‘mendapatkan’ Quran dalam diri kita;
  1.              Iman
  2.       Niat untuk dapt petunjuk dan as wasilah untuk dekat dan dapat redha Allah 
  3.             Mesti punya kehendak yang kuat untuk dapat/fahami Quran
  4.      Sentiasa sedar dalam perjalanan menuju Allah, syaitan akan letakkan halangan untuk capai matlamat
  5.          Yakin bahawa Allah akan bagi ganjaran pahala
  6.      Baca Quran dengan hati, bukan dengan mata atau lisan sahaja

MUHASABAH
“Macam mana kita nak ajak orang lain menghidupkan hati,
sedangkan hati kita pun tiada kehidupannya?” ~ [ARBI]


~Always check our heart~


************************

~ blog dah berusia setahun (Alhamdulillah!),, semoga terus bermanfaat kpd semua.
~ 3 minggu yang lalu, final xm berakhir. Dan dalam masa sehari ni, cuti selama 3 minggu pun turut berakhir..(sedih).. so be prepare untuk semester baru.. tingkatkan hammasah (semangat) untuk tingkatkan diri dan lebih cemerlang sem baru ni..(amin!)

 ...May Allah Bless...